"Sumbernya itu kan dari mesin kapal, ini yang sedang diselidiki mengapa mesin tersebut sampai terbakar," ujar Direktur Polair Polda Metro Jaya Kombes Hero Hendrianto Bachtiar kepada detikcom, Minggu (1/1/2017).
Hero menuturkan, api dari mesin kapal membakar bagian belakang kapal. Api kemudian membesar dan merambat ke bagian depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total ada 23 penumpang yang tewas, sementara 190-an lainnya selamat dan sejumlah lainnya belum ditemukan.
"Kemungkinan korban yang tewas ini pingsan dulu, ada yang terinjak-injak, kemudian pingsan, tapi itu masih diselidiki," imbuhnya.
Polisi telah mengamankan 6 orang di antaranya seorang nakhoda, 3 orang ABK dan 2 orang petugas syahbandar terkait peristiwa tersebut. Sementara tiga orang penumpang dimintai keterangan.
(mei/jor)











































