Hariman: Bongkar Korupsi KPU

Hariman: Bongkar Korupsi KPU

- detikNews
Senin, 11 Apr 2005 13:27 WIB
Jakarta - Terbongkarnya kasus penyuapan yang dilakukan anggota KPU Mulyana W Kusuma ke petugas KPK membuat kaget banyak pihak. Apalagi pelakunya Mulyana, yang dikenal cukup populer di kalangan aktivis. Tak heran, banyak kolega Mulyana, baik dari kalangan LSM maupun para aktivis gerakan ikut gerah dan tak banyak memberikan komentar.Hariman Siregar, tokoh Malari, salah satu kolega dekat Mulyana mengaku kaget dengan kasus yang menimpa Mulyana W Kusuma. Deklarator Indemo ini meminta jangan hanya Mulyana saja yang diusut dalam kasus ini, tetapi juga kasus korupsi di KPU yang mencapai miliaran rupiah."KPK jangan hanya menjebak Mulyana untuk mengalihkan kasus korupsi yang nilainya miliaran rupiah. Tetapi korupsi di KPU harus dibongkar juga. Milainya miliaran bahkan triliunan," kata Hariman Siregar saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (11/4/2005).Hariman menilai kasus Mulyana mengandung 2 dimenasi kasus. Pertama kasus penyuapan yang dilakukan Mulyana, dan kedua kasus korupsi di KPU. "Kalo hanya kasus penyuapannya terlalu kecil, tetapi harus dibongkar semuanya, jangan seperti kasus Farid R Faqih, yang kasusnya selesai dengan dugaan nyolong," ujarnya.Namun, bagi Hariman, kasus korupsi di KPU lebih layak diusut tuntas, karena tak hanya melibatkan Mulyana saja dengan kasus kotak suaranya, tetapi juga untuk kasus-kasus pengadaan IT, pengadaan kertas suara dan lain-lain. "Orang-orang seperti Chusnul, Hamid Awaludin harus diusut tuntas juga," katanya.Sebab, kalau pengungkapan hanya soal penyogokan saja, itu terlalu kecil. Harus ditelusuri kasus korupsi yang lebih besar yang dilakukan oleh KPU. "Jumlahnya bisa mencapai triliunan. Itu yang saya kita harus ditarget KPK. Jangan hanya yang kecil-kecil, KPU harus diperiksa semua, termasuk Hamid," katanya. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads