Budi mengatakan, tak hanya uang santunan, Kementerian Perhubungan juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait, terutama Jasaraharja terkait biaya perawatan untuk korban yang mengalami luka.
"Berkaitan dengan biaya perawatan dan semacam uang santunan yang meninggal, kami Kementerian Perhubungan akan melakukan koordinasi untuk kita mendapatkan perawatan dan santunan dari pihak yang kompeten, di antaranya Jasaraharja. Mudah-mudahan bisa diberikan," kata Budi Karya saat jumpa pers di Gedung Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (1/1/2017).
Budi juga mengatakan, pihaknya prihatin atas kejadian nahas tersebut. Padahal, di saat awal liburan Natal dan Tahun Baru, Budi telah mengingatkan agar berbagai pihak terkait memperhatikan keamanan dan keselamatan transportasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, tercatat sebanyak 23 orang dinyatakan meninggal akibat kejadian ini. Sementara itu, 17 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Sementara itu, beberapa orang dirawat di beberapa rumah sakit, di antara di RS Atma Jaya, RS Pluit dan RS PIK. (jor/fjp)











































