Begini Aksi Empat Sekawan Perampok Pulomas di Purwakarta

Begini Aksi Empat Sekawan Perampok Pulomas di Purwakarta

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 01 Jan 2017 19:51 WIB
Begini Aksi Empat Sekawan Perampok Pulomas di Purwakarta
Foto: Dokumentasi Polres Sukabumi Kota
Jakarta - Komplotan perampok disertai pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur terungkap merampok 3 lokasi dalam sepekan. Salah satu lokasinya adalah di Purwakarta.

Dalam catatan Polres Purwakarta, Ramlan Cs pernah melancarkan aksinya di sebuah rumah di Jl RE Martadinata, Kelurahan Nagri, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta. Peristiwa itu terjadi pada 24 Desember 2016.

"Diduga pelaku pernah melakukan 365 (pasal tentang pencurian dengan kekerasan) di Purwakarta," ujar Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat dalam keterangannya, Minggu (1/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca: 4 Sekawan Perampok Pulomas Beraksi di 3 Lokasi dalam Sepekan

AKBP Hanny menjelaskan pemilik rumah H. Yogi saat itu sedang tidak ada di tempat. Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh Otih, seorang PRT di rumah tersebut mendapati pintu rumah tidak terkunci.

"Otih masuk ke dalam rumah melihat pintu kamar korban sudah rusak dan isi kamar berantakan. Akan tetapi saudari Otih tidak mengetahui barang-barang apa saja yang diambil," jelasnya.

Pemilik rumah melaporkan Warta, seorang PRT di rumah itu yang dicurigai melakukan pencurian tersebut. Setelah polisi memeriksa Warta, diketahui bahwa dirinya disekap dan ditodong pistol oleh Ramlan Cs yang berjumlah lima orang.

"Ramlan Cs meminta Warta untuk membuka gerbang, alasannya kelima orang laki-laki tersebut disuruh majikannya untuk mengambil barang. Setelah pintu gerbang dibuka, kelima orang laki-laki tersebut langsung menyekap dan menodong dengan pistol, selanjutnya Warta di ikat menggunakan tali," papar Hanny.

Baca: Begini Catatan Hitam Ramlan Butarbutar di 6 Kota

Ramlan Cs meminta Warta menunjukkan kamar majikannya. Setelah Ramlan Cs pergi, Warta berusaha membebaskan diri dan pulang ke Karawang.

"Karena takut, Warta bergegas pulang ke Karawang dengan menggunakan angkot jurusan Sadang. Namun sebelumnya Warta menggembok pintu pagar dan melemparkan kuncinya di bawah pintu pagar," pungkasnya. (ega/fjp)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads