Berawal dari Depan, Api Merata di Semua Bagian Kapal Wisata

Berawal dari Depan, Api Merata di Semua Bagian Kapal Wisata

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 01 Jan 2017 17:21 WIB
Berawal dari Depan, Api Merata di Semua Bagian Kapal Wisata
Evakuasi mayat korban kapal wisata Zahro Express (Dok Sudin Damkar Jakarta Utara)
Jakarta - Kebakaran kapal wisata Zahro Express merenggut setidaknya 20 korban jiwa. Pemadam kebakaran menjelaskan penyebabnya, yakni karena api menjalar secara merata di material kapal.

"Karena kebakarannya merata, kemudian menghabiskan seluruh kapal. Makanya banyak yang meninggal dunia," kata Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, Satriadi Gunawan kepada detikcom, Minggu (1/1/2016).

Dia menjelaskan, api bermula dari bagian bawah depan kapal. Di titik itu diduga terjadi korsleting arus listrik yang berasal dari aki untuk mengaktifkan pendingin udara (AC).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berawal dari Depan, Api Merata di Semua Bagian Kapal WisataEvakuasi mayat korban kapal wisata Zahro Express (Dok Sudin Damkar Jakarta Utara)


"Titik apinya dari bawah depan, menyebar memanjang dari bawah ke belakang," kata Satriadi.

Soal tercukupinya alat pemadam kebakaran dan keselamatan di kapal itu, Satriadi belum bisa memastikan. Yang jelas, material kapal itu sudah teridentifikasi.

"Kayu lapis fiber," imbuhnya menjelaskan bahan yang menyusun kapal nahas itu.

Bahan itu mudah terbakar. Api menyebar dengan cepat dari titik bawah depan kapal itu. Sayang sekali, Satriadi menyayangkan, kapten kapal malah menceburkan diri nomor satu meninggalkan penumpangnya. Kapal disengat panas, penumpang panik, terbakarlah kapal itu dan akhirnya memakan korban jiwa.

Kapal wisata Zahro Express terbakar di perairan Jakarta, tepatnya 1 mil arah barat dari Dermaga Muara Angke, pukul 09.24 WIB pagi tadi. 20 Orang penumpang kapal masih dalam pencarian.

Semula kapal itu mengangkut penumpang yang hendak liburan ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Polisi menyatakan banyak penumpang kapal lompat ke laut ketika kebakaran terjadi.



(dnu/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads