Pasca Gempa, Banyak Warga Padang Mengungsi ke Daerah Lain
Senin, 11 Apr 2005 13:14 WIB
Padang - Pasca terjadinya gempa 6,7 Skala Richter yang diikuti puluhan gempa susulan, suasana Kota Padang, Sumatera Barat, tampak lengang. Sekolah diliburkan, pertokoan dan perkantoran tutup, dan banyak warga mengungsi ke daerah lain.Warga yang bertahan tinggal di ibu kota Sumbar kini hidupnya dipenuhi rasa was-was akan terjadinya gempa besar dan gelombang tsunami. Pembicaraan warga kini tak lepas dari soal gempa dan tsunami. Dan setiap ada isu soal tsunami selalu menimbulkan kepanikan warga.Menurut catatan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Padang Panjang, sejak Minggu (10/4/2005) sore hingga Senin (11/4/2005) dini hari tadi terjadi tidak kurang dari 70 kali gempa di Padang. Gempa itu ada yang bisa dirasakan oleh manusia, dan ada yang tidak.Gelombang pengungsian ini tampak dari banyaknya kendaraan berisi warga yang menuju daerah lain, baik itu ke kampung halaman atau ke daerah yang relatif tinggi. Misalnya Kota Bukit yang berjarak sekitar 80 kilometer di arah utara Padang, dan Kabupaten Solok yang berjarak 70 kilometer di arah barat Padang.Warga mengungsi ke daerah lain dengan menggunakan mobil pribadi, mobil sewaan, maupun naik bus umum. Terminal Bus Regional Bingkuang tampak dipenuhi warga yang hendak bepergian ke luar kota ini. Selain naik bus, warga yang mau menuju Bukit Tinggi juga bisa naik travel liar yang biasa mangkal di depan Minang Plaza, salah satu pusat perbelanjaan terbesar di padang.Namun, entah kenapa, travel liar yang umumnya terdiri dari mobil Kijang itu tidak tampak terlihat di pusat perbelanjaan yang hari ini tutup itu. Akibatnya banyak penumpang yang terlantar, dan mereka harus berebutan ketika ada bus umum yang lewat dan menawarkan diri untuk mengangkut mereka ke Bukit Tinggi.Angkutan umum, termasuk angkot yang biasanya jumlah ratusan itu, kini memang hanya sedikit yang beroperasi. Para penumpang yang hendak menuju tempat tertentu, misalnya terminal, kini harus naik ojek sepeda motor.
(gtp/)











































