"Tentunya kita bisa lebih baik lagi, bukan penghargaan, tapi kota ini bisa lebih nyaman lagi," kata Risma usai melakukan refleksi dan dia bersama Forpimda dan pejabat Pemkot di Balai Kota Surabaya, Sabtu (31/12/2016).
Pekerjaan rumah yang dianggap Risma paling penting yakni pengelolaan SMA/SMK yang diambil oleh Pemprov sehingga dikhawatirkan banyak anak Surabaya yang putus sekolah dan melakukan kriminal dan radikal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengungkapkan alasan tidak ada kegiatan seperti konser maupun pesta kembang api pada pergantian tahun tetapi memilih melakukan refleksi dan dia bersama Forpimda dan pejabat Pemkot di Balai Kota.
"Selain faktor keamanan, banyak saudara saudara kita yang terkena bencana di daerah. Makanya kita lebih baik kita berdoa dan merefleksi diri untuk saudara kita agar diberi kekuatan," pungkas Risma.
(ze/imk)











































