Pemprov DKI Minta Penyandang Disabilitas Sabar soal Koridor 13

Pemprov DKI Minta Penyandang Disabilitas Sabar soal Koridor 13

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Sabtu, 31 Des 2016 17:34 WIB
Pemprov DKI Minta Penyandang Disabilitas Sabar soal Koridor 13
Halte Transjakarta Ciledug-Tendean Koridor 13 (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada Faizal menampik anggapan bahwa koridor 13 TransJakarta tidak ramah bagi disabilitas. Yusmada mengatakan nantinya halte tersebut juga akan dilengkapi oleh fasilitas untuk penyandang disabilitas.

"Prinsipnya sekarang ini semua infrastruktur semua harus akomodir kepentingan disabilitas ya," ujar Yusmada saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (31/12/2016).

Eskalator sudah disiapkan untuk lansia dan ibu hamil. Bagi penyandang disabilitas, Pemprov DKI punya ancang-ancang untuk melengkapi koridor 13 dengan lift.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lihat perkembangannya. Yang penting itu untuk yang lansia dan ibu hamil, cukup dengan eskalator. Kalau lift sebetulnya terbatas dari waktu tunggu atau ramai tidaknya pengguna lift," paparnya

Baca Juga: Aktivis Disabilitas Minta Dilibatkan dalam Pembangunan Halte TransJ
Desain eskalator di koridor 13 TransJakartaFoto: Dok. Pemprov DKI Jakarta
Desain eskalator di koridor 13 TransJakarta


Yusmada mengatakan terkait lift khusus untuk pengguna kursi roda diupayakan bekerja sama dengan perusahaan properti di sepanjang koridor 13. Dengan demikian, operasional dan perawatan akan menjadi tanggung jawab dari perusahaan properti.

"Nah itu kita lagi coba berupaya dengan bekerja sama beberapa properti di sepanjang itu, sehingga bisa seperti itu seperti model halte TransJ di The Capitol. Dia yang membangun, dia yang memelihara seperti itu. Jadi bersabar lah. Yang jelas Pemprov memikirkan kemudahan bahkan keberpihakan disabilitas, karena itu sudah ada UU terbaru UU No 8 tahun 2016," ungkap Yusmada.

Baca Juga: Ini Penampakan Halte TransJ Ciledug-Tendean yang Dikritisi

Sebelumnya, halte TransJakarta Koridor 13 Ciledug-Tendean dinilai tak ramah pengguna. Letak halte yang terlalu tinggi dan tangga yang terlalu curam dinilai jadi titik masalahnya.

Halte tersebut mendapatkan sorotan dari Pegiat Tata Kota, Elisa Sutanudjaja. Menurutnya, halte yang berlokasi dekat dengan Kejaksaan Agung tersebut tak ramah pejalan kaki, bahkan bagi penyandang disabilitas.

"Ini aduh 'speechless' ngomentarinya. Saya dari tahun 2014 yang ngomentari ini. Dulu Cipulir lebih tinggi lagi tapi belum lihat," kata Elisa saat bertemu detikcom di lokasi, Kamis (29/12). (edo/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads