Cerita Sopir di Bekasi: Ramlan Tidak Kenal, Ucok Narik Angkot

Cerita Sopir di Bekasi: Ramlan Tidak Kenal, Ucok Narik Angkot

Haris Fadhil - detikNews
Sabtu, 31 Des 2016 14:31 WIB
Cerita Sopir di Bekasi: Ramlan Tidak Kenal, Ucok Narik Angkot
Foto: Pelaku yang dibekuk (Ist)
Bekasi - Kapten perampokan di Pulomas, Jakarta Timur, Ramlan Butarbutar dan Roland Butarbutar alias Ucok bersaudara. Ucok yang ditangkap polisi gara-gara menyembunyikan Ramlan itu sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot di Bekasi, Jawa Barat.

Ucok menjadi sopir angkot K11 jurusan Terminal Bekasi-Bantar Gebang. Dia menjadi sopir angkot setengah tahun silam.
Ucok disebut-sebut bekerja sebagai sopir angkot K11 sejak 6 bulan silam.Foto: Haris Fadhil/detikcom
Ucok disebut-sebut bekerja sebagai sopir angkot K11 sejak 6 bulan silam.


"Kalau si Ramlan Butarbutar itu saya enggak tahu, enggak kenal. Tapi kalau yang dibilang di koran, si Ucok itu ya saya tahu. Dia itu sopir sini," kata salah satu sopir angkot yang enggan disebutkan namanya di pangkalan angkot K11, Jalan Raya Narogong km 10, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (31/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sopir tersebut mengaku melihat Ucok pada Senin 26 Desember 2016. Di hari yang sama itulah peristiwa perampokan dan pembunuhan sadis yang diotaki Ramlan terjadi di rumah mewah milik Ir Dodo di Pulomas, Jakarta Timur.
Ucok sopir batangan dan menarik angkot pada pagi hari. Ucok juga masih terlihat menarik angkot Senin 26 Desember.Foto: Haris Fadhil/detikcom
Ucok sopir batangan dan menarik angkot pada pagi hari. Ucok juga masih terlihat menarik angkot Senin 26 Desember.


"Kalau Ucok iya sopir sini. Dia biasanya pagi narik itu. Awalnya sopir tembak, tapi kalau enggak salah sekarang udah batangan (membawa mobil milik orang lain secara tetap) dia. Sebelum kedengaran ditangkap itu ya masih jumpa Senin kemarin kalau enggak salah," ungkap pria tersebut.

Ia mengaku prihatin dengan penangkapan Ucok. "Ya kasihan juga karena itu kan Senin dia masih narik. Mungkin abis ngerampok itu si Ramlan datang sama kawannya ke rumah si Ucok ya kena juga akhirnya dia," ujar pria tersebut lirih.

Mada, salah seorang pengurus angkot K11 juga membenarkan bahwa Ucok adalah sopir di trayek itu. Namun ia mengaku tidak begitu akrab dengan Ucok. "Iya sopir sini. Kalau enggak salah udah setahun lebih gitulah. Biasanya dia ya pas narik aja pagi ke sini. Enggak ada nongkrong-nongkrong, ya jumpanya istilahnya jumpa-jumpa di jalan lah," cerita Mada.

Dari hasil pemeriksaan sementara polisi, Ucok mengaku hanya menyembunyikan kakaknya dan Erwin Situmorang. Ramlan dan Erwin ditangkap di sebuah kontrakan di kawasan Rawalumbu, Bekasi, pada Rabu 28 Desember 2016. (aan/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads