"Diskusi kita berkembang bagaimana kita memikirkan greater Surabaya dan sekitarnya," kata Budi di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (30/12/2016).
Kereta komuter menjadi pilihan untuk menghubungkan Wonokromo-Sidoarjo-Tarik. Menhub Budi menyebut dibuatnya gliter tersebut untuk mengantisipasi makin meningkatnya jumlah kendaraan dan menimbulkan macet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika rencana kereta komuter Wonokromo-Sidoarjo-Tarik berhasil akan diaplikasikan ke kota lain seperti Yogyakarta dan Bandung yang mempunyai potensi kepadatan lalu lintas.
"Apalagi Yogyakarta-Solo sudah berhasil. Kalau Surabaya berhasil lagi dengan greater-nya maka patut dicontoh kota lain. Saya yakin jika kereta AC, tidak dalam waktu lama akan menjadi moda favorit bagi masyarakat seperti di Jakarta," pungkas Budi. (ze/bag)











































