Pollycarpus Dikonfrontir dengan Awak Garuda
Senin, 11 Apr 2005 12:16 WIB
Jakarta - Tersangka kasus kematian Munir Pollycarpus akan dikonfrontir dengan empat awak Garuda. Polly merasa dikorbankan dalam kasus kematian pejuang HAM tersebut."Saya tadi ditelepon oleh Pollycarpus, katanya bapak harap mendampingi saya hari ini karena ada agenda konfrontir. Tetapi dengan siapa konfrontirnya saya masih belum tahu," kata Suhardi Sumomoeljono, Kuasa Hukum Pollycarpus di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/4/2005).Ketika ditanya apakah menurut Pollycarpus pemimpin Garuda layak menjadi tersangka, Suhardi menjawab diplomatis. "Begini, kata Pollycarpus pokoknya kita buktikan saja di pengadilan. Siapa yang salah dan siapa yang benar," ujarnya.Dalam kesempatan itu, Suhardi menyatakan Pollycarpus merasa dikorbankan oleh Garuda dalam kasus kematian Munir."Polly menyatakan kepada saya bahwa dia itu bingung kok hanya saya ya pak. Padahal, saya ke Singapura dalam rangka tugas. Yang menugaskan juga kantor, yang jelas-jelas hal ini tanggung jawab perusahaan," ungkap dia.Bagaimana status Pollycarpus di Garuda?"Saya belum tahu pasti tetapi kemungkinan masih menjadi pegawai Garuda," imbuhnyaMabes Polri kini melakukan pemeriksaan 4 awak Garuda sebagai saksi kematian Munir. Keempat awak Garuda tersebut, pramugara senior (purser) Brahmani Astawati, pilot Kapten Sabur Taufik, awak kabin Sri Wiryasmadi, dan pramugari di kelas premium Eva Yulianti.
(aan/)











































