Cegah Paket Narkoba, Polisi Minta Sopir Ojek Online Selektif

Cegah Paket Narkoba, Polisi Minta Sopir Ojek Online Selektif

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 30 Des 2016 17:43 WIB
Cegah Paket Narkoba, Polisi Minta Sopir Ojek Online Selektif
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul (Reno Hastukrisnapati/detikcom)
Jakarta - Polisi meminta para pengemudi ojek online selektif menerima pesanan paket pengiriman barang. Jangan sampai terkecoh oleh paket kiriman yang ternyata berisi narkoba.

"Cara kerja para pengedar itu memang di luar kebiasaan yang kita ketahui. Bahkan menjadikan ojek (jalur distribusi, red) juga salah satu cara mereka," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2016).

Polisi, menurut Martinus, sedang menggiatkan operasi terkait pemberantasan peredaran narkoba. Polisi ingin mencegah penggunaan narkoba pada perayaan tahun baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka yang tukang ojek, mereka yang mendapatkan itu bisa ditangkap oleh polisi. Ya, karena dalam undang-undang itu memiliki, apabila barang padanya dimiliki ya dia. Itu bagian dari risiko," ujar Martinus.

"Upayanya ya dari masing-masing dari tukang ojek. Jangan sampai bisa dimanfaatkan seperti itu. Tanya barang itu, apakah barangnya ini memang, katakanlah, makanan, kan ada penjelasannya," imbuh dia.

Diberitakan sebelumnya, kasus pengiriman narkoba dalam paket melalui ojek online digagalkan polisi. Seorang pengemudi ojek online yang curiga dengan paket yang dibawa langsung melapor ke polisi. Personel Polsek Cilandak kemudian menangkap A, pengirim paket sabu 2 gram. (fdn/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini