"Pasti ada plan A, plan B. Kalau diputus kena (bersalah) bagaimana, percobaan bagaimana, bebas bagaimana. Kami sudah siapkan, kalau kena pengamanan begini, kena pidana, kurungan badan, percobaan yang begitu lakukan lagi langsung masuk, satu lagi bebas, sudah," jelas Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.
Hal itu dikatakan Kapolda Iriawan saat diwawancarai detikcom di kantornya, Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (28/12/2016) lalu yang ditulis Jumat (30/12/2016) hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasti. Sudah kami lakukan itu, termasuk waktu kami hadapi 411. Sampai anarkis, sampai selesailah. Termasuk kami prediksi 411 di beberapa tempat akan dihajar, kami sudah tahu. Ada yang merusak sedikit itu wajar, 60 lokasi ada merusak sedikit wajar, kami evaluasi, bagaimana kok bisa begini. Polisinya juga sedang patroli, kami sudah bisa prediksi. Begitu di Penjaringan terjadi (rusuh), di tempat lain sudah siaga," tuturnya. (nwk/erd)










































