Ruang Dinas Bupati Klaten Disegel KPK

Ruang Dinas Bupati Klaten Disegel KPK

Muchus Budi R. - detikNews
Jumat, 30 Des 2016 15:15 WIB
Ruang Dinas Bupati Klaten Disegel KPK
KPK menyegel ruang dinas Bupati Klaten. (Muchus/detikcom)
Klaten - Ruang dinas Bupati Klaten, Sri Hartini, disegel KPK. Selain itu, ruang Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) disegel karena terkait dengan dugaan suap penempatan jabatan. Hingga saat ini, belum ada kepastian soal pelantikan pejabat yang semula direncanakan nanti sore itu.

Ketiga ruangan itu berada di Kompleks Kantor Bupati di Jalan Pemuda, Klaten. KPK menyegel ketiga ruangan itu sejak Jumat (30/12/2016) pukul 12.30 WIB. Ruangan Sekda ikut disegel karena posisi sekda yang sekaligus sebagai Kepala Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan).

 Ruang Dinas Bupati Klaten Disegel KPKKPK menyegel ruang binas Bupati Klaten. (Muchus/detikcom)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan rumah dinas bupati yang berjarak sekitar 500 meter dari kantor bupati terlihat sepi namun tidak ada tanda penyegelan di pintu gerbang ataupun di bangunan. Di depan rumah dinas terdapat tiga mobil, satu di antaranya terlihat disegel, yang merupakan mobil operasional rumah dinas. Informasi yang beredar, Sri Hartini ditangkap pagi tadi di rumah dinas.

Sekda Klaten Jaka Sawaldi mengaku kaget atas adanya penangkapan tersebut. Dia sudah berusaha menghubungi Bupati, namun tidak ada jawaban. Meski demikian, dia mengatakan menyerahkan sepenuhnya kasus hukum dugaan suap tersebut kepada KPK.

"Pemerintahan jalan terus. Ibu Wakil Bupati kebetulan sedang di Jakarta. Kami sudah menghubungi Gubernur Jateng. Siang ini kami melakukan rapat untuk memastikan apakah pelantikan para pejabat di lingkungan Pemkab Klaten akan tetap digelar pukul 18.30 WIB sesuai rencana semula," ujarnya.

 Ruang Dinas Bupati Klaten Disegel KPKKPK menyegel ruang dinas Bupati Klaten. (Muchus/detikcom)


Sesuai dengan undangan yang disebarkan, rencananya nanti pukul 18.30 WIB Bupati Klaten akan melantik 850 pejabat eselon III dan IV serta pengukuhan jabatan untuk eselon 2. Meskipun belum dipastikan, sejumlah persiapan tetap dilakukan petugas Pemkab.

Diketahui, Bupati Klaten Sri Hartini dan sejumlah pihak ditangkap KPK pagi tadi terkait dengan kasus suap. Jubir KPK Febri Diansyah ketika dimintai konfirmasi mengatakan, selain Bupati Klaten, ada sejumlah pihak yang ditangkap.

OTT ini diduga terkait dengan suap promosi jabatan PNS di Klaten. KPK menyita sejumlah barang bukti, salah satunya setoran senilai Rp 75 juta.

 Ruang Dinas Bupati Klaten Disegel KPKKPK menyegel ruang dinas Bupati Klaten. (Muchus/detikcom)
(mbr/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads