Pejabat di Jateng Kena OTT KPK, Ganjar: Kalian Komit Apa Komat-kamit?

Pejabat di Jateng Kena OTT KPK, Ganjar: Kalian Komit Apa Komat-kamit?

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 30 Des 2016 13:59 WIB
Pejabat di Jateng Kena OTT KPK, Ganjar: Kalian Komit Apa Komat-kamit?
Ganjar Pranowo (Ziaul/detikcom)
Semarang - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo malu karena pada tahun ini ada 2 kepala daerah di wilayah Jateng yang ditangkap KPK. Ganjar bingung harus berbuat apa lagi supaya para kepala daerah di Jateng tidak melakukan korupsi lagi.

Padahal pemprov dan pemda-pemda di Jateng sudah melakukan pakta integritas dengan KPK. Menurutnya, operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Sri Hartini membuat dia marah.

"Kalau gini malu keluar kantor. Dijelek-jelekin orang karena tidak bisa bawa amanah. Bikin orang marah," kata Ganjar setelah mengukuhkan sekitar 1.600 PNS, termasuk pejabat eselon II, di kompleks kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (30/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ganjar berencana mengumpulkan kepala daerah di Jawa Tengah untuk memastikan komitmen agar tidak melakukan korupsi. Bagi Ganjar, peristiwa penangkapan di Kebumen dan Klaten memberikan pukulan dan menodai kepercayaan rakyat di Jateng.

"Saya rencanakan kumpulkan kepala daerah, malulah ada Kebumen sekarang Klaten, semoga yang lain tidak. Kita bisa mencegah. Saya ingin kumpul dengan teman-teman bupati/wali kota, yang kayak gini gimana sih benarnya, orang bisa dipercaya tidak? Komit apa cuma komat-kamit?" ujar Ganjar.

Bupati Klaten Sri Hartini ditangkap KPK atas dugaan suap. Namun belum diketahui materi suap-menyuap tersebut. Jubir KPK Febri Diansyah ketika dimintai konfirmasi mengatakan, selain Bupati Klaten, ada sejumlah pihak yang ditangkap. PDI Perjuangan, yang merupakan partai pengusung Sri, pun dengan tegas melakukan pemecatan.

Sebelum Bupati Klaten, KPK juga melakukan OTT terhadap anggota DPRD Kebumen pada Oktober 2016. Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk Sekda Kebumen.

Saksikan video menarik dari 20detik lainnya di sini:


(alg/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads