Padahal pemprov dan pemda-pemda di Jateng sudah melakukan pakta integritas dengan KPK. Menurutnya, operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Sri Hartini membuat dia marah.
"Kalau gini malu keluar kantor. Dijelek-jelekin orang karena tidak bisa bawa amanah. Bikin orang marah," kata Ganjar setelah mengukuhkan sekitar 1.600 PNS, termasuk pejabat eselon II, di kompleks kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (30/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rencanakan kumpulkan kepala daerah, malulah ada Kebumen sekarang Klaten, semoga yang lain tidak. Kita bisa mencegah. Saya ingin kumpul dengan teman-teman bupati/wali kota, yang kayak gini gimana sih benarnya, orang bisa dipercaya tidak? Komit apa cuma komat-kamit?" ujar Ganjar.
Bupati Klaten Sri Hartini ditangkap KPK atas dugaan suap. Namun belum diketahui materi suap-menyuap tersebut. Jubir KPK Febri Diansyah ketika dimintai konfirmasi mengatakan, selain Bupati Klaten, ada sejumlah pihak yang ditangkap. PDI Perjuangan, yang merupakan partai pengusung Sri, pun dengan tegas melakukan pemecatan.
Sebelum Bupati Klaten, KPK juga melakukan OTT terhadap anggota DPRD Kebumen pada Oktober 2016. Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk Sekda Kebumen.
Saksikan video menarik dari 20detik lainnya di sini:
(alg/rvk)











































