"Bu asalnya dari mana? Ini anaknya harus divaksin ya, ke puskesmas," ujar Ahok di Jalan Ketapang, Jati Padang, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2016).
Warga bernama Sri (32), yang berasal dari Cikarang, itu mengatakan akan siap mematuhi peraturan di Jakarta. Ia mengatakan hanya menyewa tempat mengontrak untuk bekerja sebagai pemulung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok pun menegaskan semua warga boleh datang ke Jakarta namun harus memiliki pekerjaan yang tetap. Ia ingin tidak ada warga yang telantar di Jakarta.
"Yang pertama, Jakarta tidak tertutup, kawasan yang kumuh ini saya yang ngecek makanya Ini saya cari bosnya nggak ada," ucap Ahok
"Nggak masalah yang penting dia punya tempat tinggal, anak sekolah. Kita nggak mau karena orang tuanya, anak nggak divaksin nggak sekolah," sambungnya.
Ahok menegaskan, bila warga tersebut memiliki KTP Jakarta, ia pasti akan mendapatkan fasilitas di rusun.
"Kalau mereka warga asli, dapat tinggal di rusun, lebih sehat, naik bus gratis enggak bayar, cuma 150 ribu per bulannya," katanya. (fdu/imk)











































