"Ini di tingkat kecamatan pasiennya 400-500 per hari. Kemudian saya mau cek apakah pelayanannya gratis. Dan terjawab ya hampir semuanya gratis," kata Sumarsono di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Jalan H Dogol, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (30/12/2016).
Ia menyatakan, kalau puskesmas ini dijadikan sampel, berarti dapat diperkirakan hampir semua puskesmas telah berjalan baik. Sebaiknya layanan kesehatan ini, menurutnya, ditujukan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, menurut Sumarsono, masih diperlukan perbaikan untuk menambah kenyamanan masyarakat. Salah satunya soal renovasi bangunan puskesmas.
"Ini kelihatan sudah tua sekali, berarti perlu direnovasilah. Kedua adalah bagaimana ruang antrean tidak terlalu sesak sehingga mungkin bisa diperbaiki prosedur, alurnya, sehingga orang menunggu dengan nyaman," ucap Sumarsono.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto, yang turut hadir, menambahkan pada 2017 akan ada 35 puskesmas yang direnovasi. Anggaran untuk perbaikan tersebut berkisar Rp 600 miliar.
"Sekitar 35 puskesmas yang akan direhab. Ada yang rehab total, ada yang sebagian. Kalau enggak salah sekitar Rp 600 miliar," ungkap Koesmedi. (HSF/rvk)










































