"Saat ini sedang dilakukan tindakan operasi kedua oleh dokter spesialis urologi dan dokter spesialis bedah tulang dan bedah umum. Saat ini yang bersangkutan masih sedang dilakukan tindakan operasi," ujar Kabid Pelayanan Medik dan Perawatan RS Polri Kombes Yayok Witarto, di RS Polri, Jl Raya Bogor, Jumat (30/12).
Setelah melakukan operasi, pihaknya akan mengevaluasi kondisi Erwin. "Masih tahap operasi, saat ini masih di sini," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk kondisi terakhir (jasad) Ramlan Butarbutar sudah siap, itu artinya pemulasaraan sudah siap, tinggal kita rapikan jenazahnya, nanti melalui penyidik bisa diambil oleh keluarganya, kalau autopsi sudah kita lakukan ya," ucap Kabid Pelayanan Kedokteran Kepolisian Kombes Yusuf Mawadi di lokasi yang sama.
Perampokan dan penyekapan sadis dilakukan Ramlan Butarbutar, Erwin Situmorang, Alfin B Sinaga, dan Pius Pane pada Senin (26/12). Ramlan tewas karena luka tembak di bagian kaki akibat melawan saat akan ditangkap di Bekasi, Rabu (28/12).
Mereka merampok rumah Ir Dodi Triono dan menyekap pembantu serta anak Dodi. Dalam peristiwa itu, 6 orang tewas dan 5 orang luka-luka. Mereka yang tewas adalah Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista alias Amel (teman anak korban), Sugiyanto alias Yanto (sopir), dan Tarso (40) (sopir).
Sedangkan 5 korban lainnya selamat adalah Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23).
(rvk/rvk)











































