Pemkot Bandung Beri Anugerah Budaya ke 15 Tokoh dan Lembaga

Mukhlis Dinilah - detikNews
Jumat, 30 Des 2016 03:27 WIB
Ridwan dalam acara Anugerah Budaya 2016 (Foto: Mukhlis Dinilah/detikcom)
Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung diwakili Wali Kota Ridwan Kamil memberikan penghargaan kepada 15 tokoh dan lembaga pada gelaran Anugerah Budaya 2016. Penyanyi kawakan Acil Bimbo menjadi salah satu penerima penghargaan budaya tahun ini.

Hal tersebut terungkap pada gelaran Anugerah Budaya 2016 yang diselenggarakan di Hotel Grand Royal Panghegar, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (29/12) malam. Penghargaan yang berlangsung ke-11 kalinya ini merupakan bentuk apresiasi Pemkot Bandung terhadap tokoh dan lembaga yang selama ini berdedikasi dan konsisten memelihara budaya dalam berbagai bidang.

"Terima kasih atas dedikasi, konsitensinya (para pelaku budaya) sudah menjaga budaya Kota Bandung. Sudah mengharuskan nama Kota Bandung," ujar Emil, sapaan akrab Ridwan dalam sambutannya.

Ketua Dewan Juri Anugerah Budaya Kota Bandung 2016, Arthur S Nalan, mengatakan penghargaan tersebut sebagai tanda apresiasi Pemkot Bandung terhadap budayawan atau lembaga atas kontribusi yang diberikan.

Anugerah Budaya 2016 (Mukhlis Dinilah/detikcom)Foto: Mukhlis Dinilah/detikcom
Anugerah Budaya 2016


"Ini salah satu bentuk apresiasi dan rasa bangga Kota Bandung untuk dedikasi dan kreativitas tokoh-tokoh dalam bidangnya masing-masing. Karena karya mereka telah mengharuskan nama Kota Bandung," ungkap Arthur pada kesempatan yang sama.

Acil Bimbo sendiri mendapatkan penghargaan di bidang musik. Selain Acil, para peraih penghargaan lainnya adalah Asep Salahudin (bidang budaya), Wawan Hendrawan (bidang tari), Enip Sukanda Padmanaba (bidang karawitan), Hari Pocang (bidang musik), Karno Kartadibrata (bidang sastra), Rudy Djamil (bidang film), Setiawan Sabana (bidang seni rupa), dan Tjetje Hidayat Padmadinata (bidang politik).

Sementara itu, penghargaan juga diberikan untuk kelompok kepada Forum Kabaret Bandung (bidang teater), Daya Mahasiswa Sunda (bidang organisasi budaya), Toneel (bidang teater), Walhi (bidang lingkungan) dan Studio NuArt (bidang galeri seni). Kemudian, bangunan di Jalan Tampomas Nomor 9 dinobatkan sebagai cagar budaya. Bangunan tersebut merupakan salah satu bentuk tangsi militer yang dibuat oleh Pasukan Jepang. (dkp/dhn)