"Saya rasa kalau musim Pilkada banyak sekali fitnah, dan saya tegaskan bahwa fitnah-fitnah itu kejam sekali dan keji," kata Anies saat berkampanye di Jalan Kwitang II, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.
Menurut Anies, yang memiliki tanggung jawab untuk membuktikan fitnah adalah yang mengeluarkan fitnah itu sendiri. Hal tersebut dipandang Anies merupakan hukum di berbagai tempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saya dituduh Syiah tapi nggak ada satu pun yang bisa membawa buktinya. Dan saya bukan Syiah, saya ahli Sunnah Wal Jamaah. Kalau dilihat pendukung saya tidak ada satu pun yang Syiah, justru yang lainnya malah ada, atau yang liberal," ujar Anies menambahkan.
Sebelumnya, seorang tokoh Betawi di Jakarta Selatan menegaskan jika Anies bukan pengikut Syiah. Dia bahkan bersedia untuk menjadi saksi.
"Saya menjadi saksi bahwa beliau (Anies) bukanlah tokoh Syiah," tegas Haikal Hasan saat memberi ceramah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Ihsan, Jalan H Abu, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (29/12/2016). (nvl/dhn)











































