Merasa Kerap Difitnah, Anies: Itu Kejam dan Keji

Merasa Kerap Difitnah, Anies: Itu Kejam dan Keji

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kamis, 29 Des 2016 22:32 WIB
Merasa Kerap Difitnah, Anies: Itu Kejam dan Keji
Anies Baswedan (Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Calon gubernur (cagub) DKI Jakarta Anies Baswedan merasa kerap diterpa isu miring jelang Pilkada DKI 2017. Salah satunya tentang isu miring yang menyebutnya sebagai pengikut Syiah.

"Saya rasa kalau musim Pilkada banyak sekali fitnah, dan saya tegaskan bahwa fitnah-fitnah itu kejam sekali dan keji," kata Anies saat berkampanye di Jalan Kwitang II, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

Menurut Anies, yang memiliki tanggung jawab untuk membuktikan fitnah adalah yang mengeluarkan fitnah itu sendiri. Hal tersebut dipandang Anies merupakan hukum di berbagai tempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang harus membuktikan fitnah itu yang menuduh, bukan yang dituduh. Itu hukum di mana-mana, kalau Anda menuduh seseorang, Anda harus membawa bukti untuk menuduhnya," ucap Anies.

"Jadi saya dituduh Syiah tapi nggak ada satu pun yang bisa membawa buktinya. Dan saya bukan Syiah, saya ahli Sunnah Wal Jamaah. Kalau dilihat pendukung saya tidak ada satu pun yang Syiah, justru yang lainnya malah ada, atau yang liberal," ujar Anies menambahkan.

Sebelumnya, seorang tokoh Betawi di Jakarta Selatan menegaskan jika Anies bukan pengikut Syiah. Dia bahkan bersedia untuk menjadi saksi.

"Saya menjadi saksi bahwa beliau (Anies) bukanlah tokoh Syiah," tegas Haikal Hasan saat memberi ceramah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Ihsan, Jalan H Abu, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (29/12/2016). (nvl/dhn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads