Cerita ini disampaikan saat Fitriani pembantu Ir Dodi, dijenguk Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. Iriawan menyempatkan berdialog dengan beberapa para korban di RS Kartika Pulomas.
"Kemarin yang didengar saat kejadian bagaimana?" tanya Iriawan kepada Fitriani, Kamis (29/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Membawa apa pelakunya?" lanjut Iriawan.
"Membawa golok dan pistol," ujar Fitriani.
"Yang paling dikenal pelaku yang mana? Yang jalannya pincang?" tanya Iriawan lagi.
"Nggak kenal banget cuma lihat sekilas doang yang ada plesternya di wajah, logatnya bahasa Batak," jawab Fitriani.
Kepada wartawan, Iriawan mengaku ingin bertemu langsung dengan para korban selamat dari penyekapan sadis. Ada 11 orang yang disekap Ramlan Butarbutar Cs dalam kamar mandi yang dikunci. Enam orang tewas, 5 orang lainnya selamat dan dirawat di RS Kartika Pulomas.
"Kita mengunjungi para korban yang Alhamdulillah selamat, saya memastikan pemulihan kondisi fisik maupun psikis ya karena tim dari psikologi kami sudah ada di sini," ujar Iriawan. (fdn/dha)











































