Perampok Pulomas Ancam Pembantu Dodi: Kalau Melawan Ditembak!

Perampok Pulomas Ancam Pembantu Dodi: Kalau Melawan Ditembak!

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Kamis, 29 Des 2016 20:31 WIB
Perampok Pulomas Ancam Pembantu Dodi: Kalau Melawan Ditembak!
Fitriani, pembantu Ir Dodi korban perampokan Pulomas dijenguk Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, Kamis (29/12/2016).Foto: Nugroho Tri Laksono-detikcom
Jakarta - Fitriani korban penyekapan sadis perampok Pulomas bercerita soal ancaman para pelaku saat menyatroni rumah Ir Dodi Triono. Salah satu pelaku menggunakan pistol ketika beraksi pada Senin (26/12) lalu.

Cerita ini disampaikan saat Fitriani pembantu Ir Dodi, dijenguk Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. Iriawan menyempatkan berdialog dengan beberapa para korban di RS Kartika Pulomas.

"Kemarin yang didengar saat kejadian bagaimana?" tanya Iriawan kepada Fitriani, Kamis (29/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cuma disuruh untuk berkumpul, jangan melawan kalau melawan akan ditembak," jawab Fitriani.

"Membawa apa pelakunya?" lanjut Iriawan.

"Membawa golok dan pistol," ujar Fitriani.

"Yang paling dikenal pelaku yang mana? Yang jalannya pincang?" tanya Iriawan lagi.

"Nggak kenal banget cuma lihat sekilas doang yang ada plesternya di wajah, logatnya bahasa Batak," jawab Fitriani.

Kepada wartawan, Iriawan mengaku ingin bertemu langsung dengan para korban selamat dari penyekapan sadis. Ada 11 orang yang disekap Ramlan Butarbutar Cs dalam kamar mandi yang dikunci. Enam orang tewas, 5 orang lainnya selamat dan dirawat di RS Kartika Pulomas.

"Kita mengunjungi para korban yang Alhamdulillah selamat, saya memastikan pemulihan kondisi fisik maupun psikis ya karena tim dari psikologi kami sudah ada di sini," ujar Iriawan. (fdn/dha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads