Dugaan Perampok Pulomas Orang Suruhan, Kapolda: Jangan Berandai-andai

Dugaan Perampok Pulomas Orang Suruhan, Kapolda: Jangan Berandai-andai

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 29 Des 2016 19:39 WIB
Dugaan Perampok Pulomas Orang Suruhan, Kapolda: Jangan Berandai-andai
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan saat memberikan paparan pada jumpa pers akhir tahun, Kamis (29/12/2016). Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan menegasan pihaknya akan mendalami dugaan pelaku perampokan dan penyekapan sadis di Pulomas merupakan orang suruhan. Tapi Iriawan menegaskan, motif sementara kasus tersebut adalah murni perampokan.

"Ada tidak yang mengarahkan, kita mendalami, tapi analisa sementara itu--kita jangan lakukan asumsi atau berandai-andai--tidak boleh, apalagi dikaitkan keluarga dan sebagainya, kita harus fakta nanti," ujar Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Polisi dipastikan Iriawan mendalami dugaan motif lain dari perampokan yang terjadi pada Senin (26/12) dengan melakukan pemeriksaan para tersangka. Polisi akan mendalami keterangan tersangka Erwin Situmorang dan Alfi Bernius Sinaga, soal alasan mengapa ke-11 korban dimasukkan ke toilet yang sempit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian juga kita akan tanyakan kepada tersangka kenapa korban dimasukkan ke dalam kamar kecil. Padahal dia tahu di atas ada kamar-kamar yang lain, mungkin bisa lakukan itu," imbuhnya.

"Bisa juga alasannya karena naik tangganya takutnya kabur dan sebagainya, tapi akan diperdalam," lanjut Iriawan.

Dari keterangan sementara Erwin, dia mengaku menyekap para korban di toilet karena tempatnya lebih dekat. "Dia bilang yang deket saja, kenapa tidak di atas, kata dia naik tangga, tapi kami perdalam lagi," terang Iriawan.

Selain Erwin dan Alfin, polisi juga menangkap Ramlan Butarbutar di Rawalumbu, Bekasi pada Rabu (28/12). Namun Ramlan tewas karena peluru yang ditembakkan polisi mengenai pembuluh darah di bagian kaki. Ramlan ditembak karena melakukan perlawanan saat penangkapan. (mei/fdn)


Berita Terkait