Cegah Perampokan Pulomas Terulang, Warga Diajak Perkuat Keamanan

Cegah Perampokan Pulomas Terulang, Warga Diajak Perkuat Keamanan

Kanavino Ahmad Rizqi - detikNews
Kamis, 29 Des 2016 18:11 WIB
Cegah Perampokan Pulomas Terulang, Warga Diajak Perkuat Keamanan
Kapolsek Pulogadung, Jaktim, Kompol Andi B Rahman (Foto: Kanavino Ahmad Rizqi-detikcom)
Jakarta - Polisi akan meningkatkan sistem keamanan warga pasca kasus perampokan dan penyekapan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Selain patroli rutin, polisi meminta warga aktif menjaga keamanan lingkungannya.

"Dengan kejadian ini mungkin akan evaluasi sistem di Pulogadung ini yang terdiri dari 7 kelurahan. Kami juga nanti akan koordinasi dengan pengamanan swakarsa yang lain termasuk koordinasi Babinsa Kamtibmas," ujar Kapolsek Pulogadung, Jaktim, Kompol Andi B Rahman kepada wartawan, Kamis (29/12/2016).

Menurut Andi, kewaspadaan warga harus ditingkatkan. Warga tak boleh lengah mengawasi kondisi wilayahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada prinsipnya menurut pengamatan saya seluruhnya menurut pengamatan saya selama ini ada di Jakarta, memang seluruhnya membutuhkan kewaspadaan khususnya mulai dari diri sendiri, kelompok atau keluarga, kelompok RW/RT,
kelurahan dan mencakup kecamatan secara keseluruhan," sebut dia.

Penyekapan di rumah Dodi Triono di Pulomas Utara Nomor 7A dilakukan Ramlan Butarbutar, Erwin Situmorang, Alfin Bernius Sinaga dan Pius Pane. Ramlan dan Erwin ditangkap di Rawalumbu, Bekasi, Rabu (28/12). Sedangkan Alfin ditangkap di Villamas Indah, Bekasi, dan Pius Pane masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

Ramlan tewas karena kehabisan darah akibat luka tembak di kaki karena melakukan perlawanan terhadap polisi. Erwin dan Alfin juga luka tembak dan tengah berada di RS Polri untuk perawatan medis.

Akibat penyekapan yang dilakukan Ramlan cs, ada 6 orang tewas, yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista alias Amel (teman anak korban), Sugiyanto alias Yanto (sopir), dan Tarso (40) (sopir).

Sedangkan 5 orang korban luka adalah Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23). Mereka masih dirawat di RS Kartika, Pulomas. (fdn/dha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads