"Ini waktu kita temukan begini, Pak Dodinya di bawah," terang Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan sambil memperlihatkan foto saat para korban ditemukan.
Hal ini diungkapkan Iriawan saat menggelar jumpa pers akhir tahun 2016 di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ) Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini ruangan sekecil ini, tidak ada ventilasi, kemudian dimatikan lampunya. Saya tidak tahu di mana hati nurani pelaku," imbuh Iriawan.
Para korban disekap dari Senin (26/11) sekitar pukul 14.34 WIB. Para korban baru ditemukan pada Selasa (27/12) sekitar pukul 09.30 WIB, ketika Sheila Putri, teman salah satu anak Dodi berkunjung ke rumah korban.
Enam orang tewas, termasuk salah satunya Dodi. Sementara lima orang lainnya selamat dan dilarikan ke RS Kartika Pulomas karena kekurangan oksigen.
Polisi telah menangkap tiga pelaku, yakni Ramlan Butarbutar, Erwin Situmorang dan Alfin Bernius Sinaga. Ketiganya ditembak di bagian kaki karena berupaya melarikan diri. Ramlan sendiri tewas karena kehabisan darah.
(mei/fdn)











































