Sambil berurai air mata, Vira menjawab semua pertanyaan yang disampaikan oleh guru-guru SMP Bakti Mulya 400, tempat Anet bersekolah.
Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom |
"Alhamdulillah, Anet kuat banget. Dia malah minta seragam, mau sekolah, luar biasa," kata Vira di depan rombongan guru dan teman Anet di RS Kartika, Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (29/12/2016).
Sambil terus mengusap air mata, Vira, yang turut kehilangan dua putri lainnya dalam pembunuhan sadis itu, meminta doa dan pengertian dari tamu yang menjenguk. Terutama di lingkungan sekolah, Vira meminta teman dan guru Anet mampu menempatkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan istri kedua Ir Dodi Triono, pemilik rumah yang juga salah satu korban tewas perampokan di Pulomas, itu juga menyampaikan rasa terima kasih atas seluruh perhatian yang diberikan kepada keluarganya.
"Terima kasih semuanya. Ikhlas, Pak, saya. Cuma saya kagum sama Anet, begitu banyak yang datang. Masya Allah, semua anugerah banget buat mereka," ujar Vira. (kst/bag)












































Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom