Belajar dari Pembunuhan Pulomas, Ini Tips untuk Hindari Perampokan

Belajar dari Pembunuhan Pulomas, Ini Tips untuk Hindari Perampokan

Idham Kholid - detikNews
Kamis, 29 Des 2016 08:37 WIB
Belajar dari Pembunuhan Pulomas, Ini Tips untuk Hindari Perampokan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (Rois/detikcom)
Jakarta - Enam orang tewas dalam perampokan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Polisi memberikan tips agar warga tak menjadi korban perampokan juga.

"Pertama, kalau bisa perumahan itu dipasang CCTV ya, satu atau dua biar terpantau di tempat keamanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi detikcom, Rabu (28/12/2016) malam.

Menurut Argo, petugas keamanan warga atau satpam, siskamling, hingga Bhabinkamtibmas dari kepolisian harus dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya kejahatan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Patroli kan lewat situ (suatu wilayah), diajak ngobrol. Kemudian nanti ada namamya patroli dialogis, setiap ketemu warga dialog," ujarnya.

Argo mengimbau warga agar mengenali warga sekitarnya. Langkah ini bertujuan agar setiap warga yang keluar ataupun masuk ke suatu wilayah bisa diketahui.

"Kalau mau pergi ke mana pintunya ditutup, dikunci, sampaikan ke warga kalau mau pergi," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengimbau warga agar memiliki perhatian terhadap diri dan lingkungan sekitar supaya tidak menjadi korban kejahatan.

"Kemudian kita punya komunikasi yang baik dengan tetangga, karena tetangga merupakan saudara kita yang terdekat," kata Martinus saat dihubungi terpisah.

Menurut Martinus, upaya pengamanan diri dengan memanfaatkan teknologi, seperti kamera CCTV, juga perlu ditingkatkan.

"Kalau kita tidak mampu, kita bisa bersama-sama dengan orang yang ada di jalur itu, misalnya di beberapa ruas jalan," ujarnya.

Seperti diketahui, Ramlan Butarbutar cs beraksi di kediaman Ir Dodi Triono pada Senin (26/12), namun baru diketahui keesokan harinya, Selasa (27/12). Ada 11 orang yang disekap para pelaku di kamar mandi di kediaman Dodi di Jl Pulomas Utara No 7A tersebut, enam di antaranya tewas. (idh/rna)


Berita Terkait