Cegah Pembunuhan Terulang, Plt Gubernur DKI: Hidupkan Siskamling

Cegah Pembunuhan Terulang, Plt Gubernur DKI: Hidupkan Siskamling

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Kamis, 29 Des 2016 07:28 WIB
Cegah Pembunuhan Terulang, Plt Gubernur DKI: Hidupkan Siskamling
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) mengatakan masyarakat perlu menghidupkan kembali siskamling. Siskamling dinilai dapat mencegah terulangnya kejadian perampokan sadis di Pulomas, Jakarta Timur.

"Pertama kali yang di level paling bawah saya minta hidupkan siskamling kembali itu menjadi penting. Kedua, jadikan keamanan sebagai kebutuhan dan milik kita bersama," kata Soni saat dihubungi detikcom pada Rabu (28/12/2016).

Soni menjelaskan keamanan bukanlah tanggung jawab polisi saja. Masyarakat diminta lebih proaktif menjaga keamanan di daerahnya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini kan longgar, nggak ada siskamling, Posko nggak begitu hidup, satu dengan yang lainnya cuek. Jadi ini kembali kepada kontrol pada masyarakat yang harus dihidupkan kembali. Kebutuhan keamanan harus seperti makanan pagi, siang, sore, itu kan mereka kebutuhan. Keamanan sebagaimana makan, kebutuhan bersama jangan tergantung polisi," urainya.

Soni juga mengatakan pihak pemerintah provinsi (pemprov) sudah berusaha mengantisipasi keamanan dengan pengadaan sistem keamanan CCTV di berbagai tempat. Ia juga meminta warga dapat melengkapi rumah dan bangunannya dengan kamera CCTV untuk meningkatkan kewaspadaan.

"CCTV hampir sudah banyak kita jumlahnya, sudah ada sekitar 20 ribu di seluruh jalan Jakarta kita pasang. Dari pemprov semua terkait dengan Smart City. Semua pojok jalan sudah dihubungkan dengan Smart City, yang dihubungkan Balai Kota," katanya.

"Di samping itu, pemprov mengimbau sebenarnya setiap bangunan umum, pelayanan umum, dan rumah-rumah itu harus dipasang CCTV untuk pengamanan kita sendiri. Jadi pelajaran buat kita karena ada CCTV bisa ditangkap. Saya kira saya mengimbau mereka yang punya bangunan besar agar punya CCTV," tambahnya. (fdu/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini