Tito mengapresiasi kinerja Polda Metro yang cepat menangkap pelaku perampokan di Pulomas dengan menggunakan rekaman CCTV. Tito pun mengimbau agar terus meningkatkan pengamanan digital seperti itu.
"Pengungkapan kasus Pulomas karena CCTV, tersangkanya, mobilnya, pelakunya juga mukanya lebih jelas. Bisa ketahuan siapa dia, apalagi pemain lama. Sudah terkenal di dunia hitam," ujar Tito di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (28/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiap daerah membuat peraturan, diwajibkan semua gedung-gedung yang akan dibangun wajib untuk memasang CCTV yang bisa di-connect dengan CCTV pemerintah," jelas Tito.
"Kemudian di jalan-jalan, dipasang CCTV yang bisa di-connect dengan pemerintah. Itu yang dinamakan digital security," sambungnya.
Menurut Tito ada empat macam security atau pengamanan. Yang pertama adalah personal security, yaitu kecilnya angka gangguan kamtibnas umum. Kedua adalah infrastructure security. Ketiga adalah health security, ini terkait kasus makanan palsu atau obat palsu. Lalu yang keempat adalah digital security, termasuk pengamanan dengan CCTV. (fjp/fjp)











































