"Pas mau masuk (gang) bawa motor, rame banget banyak polisi saya ditahan enggak boleh jalan dulu, terus enggak lama dengar suara tembakan 2 kali," kata warga yang merupakan saksi mata, Warsini (36), saat ditemui di lokasi penangkapan di Gang Kalong, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/12/2016).
Warsini (Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya disuruh masuk ke dalam rumah, saya tidak boleh keluar, saya juga takut kena tembakan. Tak lama saya dengar suara tembakan lagi 2 kali, jadi 4 kali tembakan saya dengar," ujar Warsini.
Menurut Warsini, saat itu ia melihat ada 2 orang yang diseret polisi dari dalam gang. Hanya saja dia tak begitu jelas mengenai wajah dua orang tersebut.
"Saya melihat sekitar ada 2 orang yang diseret dari dalam gang itu, setelah itu tak tahu lagi, wajahnya enggak jelas juga," tutur Warsini.
Warsini mengenal Ramlan sebagai orang yang berprofesi sebagai sopir angkot. Sehari-hari Ramlan memarkir angkotnya di dekat rumah kontrakan. (rna/tor)











































Warsini (Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom)