Kakorlantas Pantau Pos Lantas di Simpang Gadog Bogor

Kakorlantas Pantau Pos Lantas di Simpang Gadog Bogor

Galang Aji Putro - detikNews
Rabu, 28 Des 2016 14:57 WIB
Kakorlantas Pantau Pos Lantas di Simpang Gadog Bogor
Kakorlantas ke Pos Lantas Gadog. (Galang/detikcom)
Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Agung Budi kembali mengecek kesiapan anggotanya menjelang perayaan tahun baru. Setelah menyambangi pos polisi di kawasan Ancol, Agung beralih ke Simpang Gadog, Bogor, Jawa Barat.

Kakorlantas menyebutkan jalur Simpang Gadog akan mulai dipadati kendaraan sebelum malam tahun baru. Maka itu, pihaknya sudah mempersiapkan penanganan di kawasan tersebut.

"Tadi saya berkoordinasi dengan Kapolres, peningkatan volume kendaraan itu bukan pada malam tahun baru, melainkan tanggal 30 Desember. Kemungkinan besar lalu lintas sudah padat. Kita sudah siapkan personel dan sarana-prasarananya, dibantu para stakeholder," ujar Irjen Agung Budi menanggapi pertanyaan wartawan di Pos Lantas Simpang Gadog, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Agung, kondisi Jembatan Cisomang bisa mempengaruhi kepadatan lalu lintas di Simpang Gadog. Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Dirjen Perhubungan Darat guna mencari solusi sementara untuk penanganan arus lalu lintas pada perayaan tahun baru.

"Cisomang bisa berpengaruh kalau masyarakat mengubah tujuan wisatanya. Misal mau ke Bandung, karena padat, kemudian beralih ke Puncak. Bisa jadi akan padat di sini. Tadi saya juga berkoordinasi dengan Dirjen Perhubungan Darat, larangan truk melintas di Cisomang diperpanjang sampai tanggal 2 Januari, itu paling tidak bisa mengurangi kemacetan," imbuhnya.

Untuk pengamanan tahun baru, Polri sudah menerjunkan 85.600 personel yang juga merupakan bagian Operasi lilin. Namun jumlah tersebut bisa bertambah karena kebutuhan di tiap wilayah berbeda-beda pada malam tahun baru.

"Pengamanan tahun baru itu kan bagian dari Operasi lilin. Ada 85.600 personel dari Polri. Untuk malam tahun baru, akan ada tambahan sesuai kebutuhan. Polda dan Mabes juga akan membantu untuk mengatur lalu lintas," pungkas Agung. (rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads