Wacana Raperda Poligami, Bupati Pamekasan Tertawa: Terserah Rakyat

Wacana Raperda Poligami, Bupati Pamekasan Tertawa: Terserah Rakyat

Zainal Effendi - detikNews
Rabu, 28 Des 2016 12:59 WIB
Wacana Raperda Poligami, Bupati Pamekasan Tertawa: Terserah Rakyat
Ilustrasi (Foto: Dok. Pribadi Ana)
Surabaya - Bupati Pamekasan Achmad Syafii Yasin angkat bicara soal wacana Perda Poligami yang digulirkan Komisi IV DPRD Pamekasan. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat Pamekasan terkait dengan wacana tersebut.

Pada pukul 11.27 WIB, Selasa (28/12/2016), Bupati Syafii bicara melalui telepon ke detikcom. Setelah mengucapkan salam, dia tertawa. "Saya tidak ada komentar, kenapa jadi menarik ya?" katanya sambil tertawa lepas.

Bupati Syafii enggan menanggapi serius wacana Perda Poligami yang ditujukan untuk menghapus maraknya praktek prostitusi dan menghindari maksiat di Kabupaten Pamekasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya terserah rakyat Pamekasan. Kalau mendukung ya saya ikut mendukung," ujarnya sambil tertawa.

Ketika ditanya tanggapan istrinya yang mendukung wacana Perda Poligami dan siap dimadu jika perda tersebut disetujui, Bupati Syafii kembali tertawa. Dia meminta detikcom meminta tanggapan langsung dari istrinya.

"Istri saya di rumah. Tanya langsung ke istri saya saja, biar nanti saya suruh istri menghubungi sampean (Anda) sendiri biar jelas," pungkas Syafii, yang kembali tertawa lepas sambil menutup telepon dengan salam.

Usulan raperda poligami muncul dalam dengar pendapat Aliansi Umat Islam (AUI) dengan DPRD pekan lalu. Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Apik mengaku wacana yang digulirkan pihaknya mendapat dukungan dan penolakan dari masyarakat Pamekasan. Salah satu dukungan datang dari istri Bupati Pamekasan, Anny Syafii.

"Kami masih tunggu respons dari masyarakat," kata Apik kemarin saat dihubungi detikcom.

Baca: Tentang Usulan Raperda Poligami di Pamekasan dan Rencana DPRD (ze/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini