Perayaan Tahun Baru, 3 Titik Rawan Macet ini Jadi Perhatian

Perayaan Tahun Baru, 3 Titik Rawan Macet ini Jadi Perhatian

Galang Aji Putro - detikNews
Rabu, 28 Des 2016 10:04 WIB
Perayaan Tahun Baru, 3 Titik Rawan Macet ini Jadi Perhatian
Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto mengarahkan anggotanya. (foto: Istimewa)
Jakarta - Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) menggelar rapat koordinasi pengaturan arus lalu lintas menjelang malam pergantian tahun. Ada 3 titik konsentrasi penanganan kemacetan yang menjadi perhatian.

"Ini agenda setiap tahun, khususnya menjelang tahun baru. Korlantas, Jasa Raharja, dan PT Asuransi Prata Bakti mengunjungi pos-pos yang dimungkinkan terjadinya kepadatan dan keramaian masyarakat. Jadi sasarannya di Ancol, jalur Gadog Puncak, dan juga Cisomang. Malam tahun baru ada rawan kemacetan," ujar Kakorlantas Irjen Agung Budi Maryoto di National Traffic Management Center (NTMC) Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (28/12/2016).

Agung menyebut kerja sama ini merupakan agenda tiap tahun dalam upaya Korlantas Polri menanggulangi potensi kemacetan pada malam pergantian tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu titik yang rawan, yaitu Jembatan Cisomang, yang mengalami pergeseran, juga menjadi perhatian Korlantas. Agung mengatakan timnya akan memberi bantuan kepada Polres Purwakarta dan Polres Cimahi.

"Situasi di Cisomang masih jadi masalah. Tim juga akan ke sana untuk memberi bantuan dan dukungan. Selain memberi semangat ke anggota, juga memberikan sarana dan prasarana di bidang pengaturan. Apakah itu traffic cone, barrier, rompi, senter, jas hujan, dan dukungan dari Jasa Raharja dan Prata Bakti untuk intensif anggota. Biar pelayanannya maksimal," imbuh Agung Budi.

Khusus di Cisomang, Agung menyebut jalur lalu lintas pada malam pergantian tahun akan tetap dialihkan. Hal itu dilakukan karena kondisi jalan dan volume lalu lintas yang tinggi.

"Akan tetap dialihkan. Tadi saya berkoordinasi dengan Dirlantas Jawa Barat, akan ada bantuan tambahan dari Polda Jawa Barat karena volume lalu lintasnya sangat tinggi," ujar Agung. (dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads