Pihak keluarga menerima jenazah pemilik rumah tempat lokasi pembunuhan, Ir Dodi Triono, beserta dua anaknya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Jenazah ketiganya akan dibawa ke rumah Dodi lainnya yang berada tak jauh dari rumah yang menjadi lokasi pembunuhan.
Jenazah Amel, teman Gemma, yang turut tewas dalam kejadian ini, akan dibawa keluarga ke Bekasi, Jawa Barat, untuk dimakamkan. Sedangkan dua korban lainnya yang merupakan sopir Dodi akan dimakamkan keluarga di kampung halamannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, jenazah sopir Dodi, Yanto, akan dibawa pulang ke Pemalang. "Mau dibawa pulang ke Pemalang, langsung dibawa malam ini," kata keponakan Yanto, Yunus, Rabu (28/12) dini hari, di lokasi yang sama.
Supir Dodi lainnya yang juga tewas, Tasrok, dibawa kembali dan segera dimakamkan keluarga di Purbalingga. Hal tersebut disampaikan oleh kerabat Tasrok saat mengambil jenazah.
"Ke Purbalingga. (Akan langsung dimakamkan) iya," terang kerabat Tasrok, Endah.
Adapun korban yang juga pemilik rumah, Ir Dodi Triono (59) serta dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9), rencananya akan dimakamkan di di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, hari ini.
"Malam iniDodi (Ir Dodi Triono), Diona (Diona Arikaa Andra Putri), dan Gemma (Dianita Gemma Dzalfayla) akan dibawa ke Pulomas. Esok hari pukul 10.00 WIB akan ke pemakaman Tanah Kusir yang baru ya, yang samping pool Taksi Express," kata Tony S (57), paman Ir Dodi, saat ditemui di RS Polri, Selasa (27/12) malam.
Dalam peristiwa yang terjadi pagi tadi, total sebelas orang disekap di dalam kamar mandi. Enam orang di antaranya tewas karena kehabisan oksigen. Mereka yang selamat dibawa ke RS Kartika Pulomas, Jakarta Timur.
Keenam korban tewas itu adalah pemilik rumah Ir Dodi Triono (59) serta dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9); Amel, teman Gemma; serta dua sopir bernama Yanto dan Tasrok. Kemudian korban selamat adalah Emi (41); anak Ir Dodi, Zanette Kalila Azaria (13); Santi (22), beralamat di Lengkong, Sukabumi (pembantu); Fitriani (23), beralamat di Kebumen; serta Windy (23), beralamat di Banjarnegara. (kst/elz)










































