Cagub nomor urut 3 itu sebelumnya menyampaikan visi dan misinya kepada warga dari atas panggung di Jalan Kalibaru Barat I Gang Kelapa, RT 05 RW 08 Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/12/2016). Dia kemudian merekam video warga yang membacakannya pantun.
"Pak, saya memiliki pantun buat Bapak. Tadi, sebelum naik bertanya, saya membuat oret-oretan buat Bapak," kata seorang warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebentar Pak, jangan dibacakan dulu pantunnya, saya mau rekam video," kata Anies sambil mengarahkan ponselnya.
"Oh iya, ini hanya oret-oretan saja lo, Pak," jawab warga dengan canggung.
Dia kemudian membacakan pantun yang dibuatnya. Pantun tersebut diinspirasi dari daerah asal Anies di Kuningan, Jawa Barat.
"Dari Kuningan ke Tanjung Pinang. Sampai di sana membeli pisang. Bung Anies-Sandi jangan lelah berjuang. Insya Allah tanggal 15 Februari 2017 pasti menang," ujar warga tersebut saat membacakan pantun.
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom |
Permasalahan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi sorotan warga saat menanggapi visi dan misi Anies. Selain itu, warga mengeluhkan wilayahnya yang sangat kumuh.
"Pak Anies, ini daerah sini hanya di sini aja yang elite, Pak. Sebelah kanan dan kiri itu kumis, Pak. Kumuh dan miskin," sebut ketua RW di lokasi tersebut.
Anies kemudian berjanji akan menata wilayah tersebut dengan lebih baik. Penggusuran disebutnya merupakan cara yang kuno.
"Penggusuran itu cara kuno, cara baru itu penataan lingkungan menjadi lebih baik," imbuhnya.
(nvl/imk)












































Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom