Lagi, TKW Disiksa di Arab Saudi
Senin, 11 Apr 2005 02:50 WIB
Jakarta - Penyiksaan terhadap tenaga kerja wanita (TKW) kembali terjadi di Arab Saudi. Sitri Binti Tandar Iskandar menderita luka parah disekujur tubuh akibat disiksa majikannya yang tinggal di Taif, Arab Saudi.Penyiksaan ini terbongkar saat Sitri hendak pulang ke Jakarta via Doha, Qatar, pada 6 April lalu. Dalam perjalanan dari Jeddah menuju Doha, Sitri sempat pingsan karena luka parah yang dideritanya.Sebelumnya, penumpang pesawat tersebut tidak mengetahui kondisi Sitri sebenarnya yang kala itu mengenakan abaya hitam (baju wanita khas Arab Saudi, sehingga tidak terlihat luka disekujur tubuhnya . Namun, di tengah perjalanan, Sitri tidak kuat menahan dingin dan kemudian pingsan.Melihat kondisi Sitri, para penumpang pesawat langsung meminta kru pesawat untuk mengontak petugas di bandara Doha. Sitri pun kemudian dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RSU Hamad, Doha. Seperti dilansir dari The Peninsula, Senin (11/4/2005), Sitri mengaku kerap disiksa istri dan putra sulung majikannya. Dirinya dituduh telah selingkuh terhadap majikan prianya. Selain disiram dengan air dan minyak panas, Sitri pun juga tidak diberi makan berhari-hari dan dilarang berkomunikasi dengan kerabatnya. Sitri meninggalkan kota kelahirannya Cianjur, Jawa Barat, padabulan Desember tahun lalu. Dia menjadi TKW guna membantu keluarganya yang miskin. Selama bekerja, Sitri hanya dibayar 1.750 Riyal oleh majikannya. Kejadian yang menimpa Sitri ini menimbulkan rasa iba bagi sejumlah warga Qatar. Bahkan, ada warga yang memberikan bantuan uangkepada Sitri sebanyak 10.000 Riyal Qatar. Sitri sendiri diperkirakan berada di rumah sakit sampai dokter mengizinkannya pulang.
(ton/)











































