Ahok Anggap Kursinya di Pengadilan sebagai Singgasana

Ahok Anggap Kursinya di Pengadilan sebagai Singgasana

Bisma Alief Laksana - detikNews
Selasa, 27 Des 2016 12:26 WIB
Ahok Anggap Kursinya di Pengadilan sebagai Singgasana
Foto: Pool
Jakarta - Gubernur DKI nonaktif Basuki T Purnama (Ahok) harus duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa kasus dugaan penistaan agama. Ahok tidak merasa sedih ataupun malu atas statusnya tersebut.

Ahok mengatakan apa yang sedang dihadapinya sekarang untuk memperjuangkan demokrasi. Bahkan dirinya menganggap kursi yang diduduki selama persidangan sebagai kursi singgasananya.

"Pengadilan akan panjang, tiap Selasa saya duduk di kursi itu. Saya pikir ini (kursi yang didudukinya-red) singgasana. Kenapa? Saya enggak salah kok," kata Ahok kepada para pendukungnya di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya akan sedih, malu kalau duduk karena korupsi. Ini mah saya anggap pahlawan demokrasi," imbuhnya.

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut juga mengapresiasi para pendukungnya yang tidak datang ke eks gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, tempat dia disidang. Ahok bertutur dirinya sudah memprediksi bahwa hakim akan menolak eksepsinya. Karena itu, dia tidak mau ada gesekan antara pendukungnya dan massa yang kontra terhadapnya.

"Saya harap Bapak-Ibu, kita harus tetap tertib. Waktu diminta kepolisian untuk tidak datang (para pendukung Ahok-red), saya sudah tahu keputusannya (putusan sela) apa," tuturnya.

(bis/imk)


Berita Terkait