"Ketika berkampanye, kami mengambil sesuatu yang otentik. Jadi yang biasa kita kerjakan, itu yang kita kerjakan saat kampanye. Jadi pada saat kampanye kita tidak diubah, ya begini otentiknya," kata Anies di Jalan Buluh, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (26/12/2016).
Menurutnya, perubahan pola komunikasi dapat membingungkan pemilih. Oleh sebab itu, dia mengajak calon lainnya berkampanye dengan otentik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa pola komunikasi merupakan hal yang dimiliki tiap orang. Hal tersebut, menurutnya, terbentuk dalam periode waktu yang lama.
"Saya rasa kita semua memiliki pola dalam komunikasi. Pola dalam komunikasi itu bukan peristiwa satu-dua kali, tapi pola komunikasi adalah terbentuk dalam periode yang panjang," jelas Anies.
(HSF/imk)











































