Pasca Tabrakan dengan Malaysia
AL Tak Tambah Armada di Ambalat
Minggu, 10 Apr 2005 10:54 WIB
Jakarta - TNI AL belum akan menambah armada di sekitar perairan Ambalat menyusul terjadinya tabrakan antara KRI Tedung Naga dengan kapal perang Malaysia, KD Renchong. "Sementara belum akan ditambah. Tetap saja posisi sekarang kita pertahankan. Tujuh kapal kita pertahanankan di sana," kata disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya TNI Slamet Soebijanto.KSAL menyampaikan hal itu usai menghadiri acara jalan santai dalam rangka HUT ke-41 Darma Pertiwi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (10/4/2005). KSAL juga mengatakan TNI AL belum akan meminta bantuan angkatan lain untuk memperkuat pertahanan Ambalat. Masing-masing angkatan, katanya, akan tetap bertugas sesuai posnya masing-masing. TNI AL akan menunggu sikap pemerintah atas insiden tersebut. Sementara ini TNI AL akan berupaya sejauh mungkin menghindarkan konflik terbuka dengan Malaysia di Ambalat. "Dampak politis mungkin ada. Tapi pemerintah yang melakukan itu dalam bentuk misalnya nota protes yang dikeluarkan oleh Menlu," kata KSAL.
(iy/)











































