Menurut Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan, keempat terduga teroris tersebut disemangati seorang oknum dari sebuah lembaga pemasyarakatan. Namun Kapolda tak menjelaskan lapas mana yang dimaksud.
"Bukan (dikendalikan dari lapas), yang dari lapas itu penyemangatnya," kata Irjen Anton, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (25/12/2016) malam.
Mereka disemangati bahwa dengan melakukan aksi bunuh diri, mereka akan masuk surga. Aksi bunuh diri disebutkan termasuk ibadah.
Oknum berinisial WM tersebut masih diperiksa oleh kepolisian.
"Namanya WM, sedang diperiksa. Ya pokoknya lapasnya, nama lapasnya nggak usah," ujar Anton. (rna/rna)











































