Meningkatnya kunjungan wisatawan tersebut menyebabkan kepadatan arus lalu lintas menuju pantai Parangtritis. Petugas membuat rekayasa arus lalulintas menjadi satu arah saat masuk dan keluar pantai. Antrian panjang kendaraan terlihat mulai dari jembatan Kretek sampai di pintu masuk tempat pemungutan retribusi.
Pengunjung yang datang pun tetap berenang di laut. Petugas SAR terus mengawasi para pengunjung yang nekat berenang laut. Petugas SAR bekali-kali mengingatkan pengunjung melalui pengeras suara agar mematuhi rambu-rambu larangan berenang di laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita alternatif pasang bendera, kita pasang di titik palung. Hari ini ada 4 palung. Kita kasih bendera berbahaya dan setiap titik palung dijaga 5 personel SAR," kata Ali di Pantai Parangtritis Bantul, DIY, Minggu (25/12/2016).
Foto: Parangtritis dipadati wisatawan (Edzan detikcom) |
Palung diperkirakan masih akan ada sampai dengan tahun baru. Sementara untuk gelombang laut normal. Dua regu tim SAR disiagakan setiap hari yakni sebanyak 30 personil dibantu 5 personil dari Pol Air.
Koordinator TPR Pantai Parangtritis, Rohmad Ridwanto mengatakan lonjakan jumlah pengunjung pada libur Natal cukup signifikan dibanding hari biasa. Diperkirakan lebih dari 20 ribu pengunjung yang datang. Petugas yang berjaga di TPR Pantai Parangtritis pada masa liburan ini juga ditambah total menjadi 30 personel. (rvk/rvk)












































Foto: Parangtritis dipadati wisatawan (Edzan detikcom)