Meski kalah dalam akumulasi survei belakangan, namun hasil akhir Pilgub DKI 2017 nanti tergantung dukungan suara warga dari bilik suara pada 15 Februari tahun depan. Elektabilitas nyata itu menurut Ahok akan dipengaruhi oleh tingkat kepuasan warga terhadap kinerja dirinya selama menjabat sebagai Gubernur DKI.
"Saya sebagai petahana sudah bekerja dan sudah melakukan semaksimal saya," kata Ahok saat berbincang dengan detikcom, Minggu (24/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tergantung tingkat kepuasan warga DKI sekarang," kata Ahok.
Soal tingkat kepuasan warga DKI terhadap Ahok, ada sejumlah lembaga yang mensurvei. Pada Kamis (20/10/2016), Saiful Mujani Research Center (SMRC) merilis survei yang menunjukkan 75% responden warga jakarta cukup puas atau sangat puas dengan kinerja Ahok. Yang tidak puas sebesar 22%.
(Baca juga: Survei SMRC: 75% Warga Jakarta Puas dengan Kinerja Ahok Kecuali Soal Macet)
Pada 24 November 2016, lembaga Indikator Politik menjelaskan bahwa elektabilitas Ahok memang turun namun warga puas terhadap kinerja Ahok. Dalam surveinya, ada 69% warga yang puas terhadap kinerja Ahok.
Pada 14 Desember 2016, lembaga Pusat Data Bersatu (PDB) merilis hasil survei tentang tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Pemprov DKI. Hasilnya di bidang penanggulangan banjir, sebanyak 63,1 persen warga puas dengan kinerja Pemprov DKI di bawah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Sebanyak 30,2 persen mengaku tidak puas dan 6,8 persen tak tahu.
(dnu/try)











































