Dukung Hatta Rajasa, Ketua DPP BM PAN Dituntut Mundur
Sabtu, 09 Apr 2005 23:45 WIB
Semarang - Perebutan jabatan Ketua umum PAN berimbas juga pada Barisan Muda (BM) Penegak Amanat Nasional (PAN). Karena ikut aksi mendukung Hatta Rajasa sebagai calon Ketum PAN, Ketua DPP BM PAN Syarir Hamid dituntut mundur.Tuntutan mundur itu disampaikan 11 DPW BM PAN kepada wartawan di press poom Patra Jasa Semarang Jl Sisingamangaraja, Sabtu (9/4/2005) malam. Ke-11 DPW itu berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Banten, Nusa Tenggara, Sumatera, dan Kepulauan Riau.Dalam tuntutannya, Ketua DPW BM PAN Kepulauan Riau menyatakan meski organisasinya berada di bawah PAN namun pihaknya tidak mendukung atau menolak salah satu kandidat dalam Kongres II PAN di Semarang."Karena Ketua Syahrir Hamd ikut demo dukung salah satu kandidat, kami minta dia mundur sekarang juga. Dia telah menyalahi aturan organisasi," katanya.Sejumlah DPW, lanjutnya, mendesak Konferensi Luar Biasa (KLB) selambat-lambatnya tiga bulan. Kalau tidak dilakukan maka, pihaknya siap membentuk tim yang akan mengarah ke sana.Ketua DPW BM PAN Sumatera Utara Isfan menambahkan, selama ini ketuanya tidak pernah menjalankan amanat kongres. "Selama dua tahun sejak terpilih, DPP tidak pernah menggelar konsolidasi layaknya organisasi. Itu juga kesalahan fatal," katanya.Ketika ditanya soal sedikitnya DPW yang menyampaikan sikap, Isfan mengklaim pernyataan itu pasti akan disepakati DPW-DPW lainnya. "Kami kesulitan berkomunikasi. Jadi ya hanya 11 ini saja yang berkumpul. Yang lain akan menyusul," imbuhnya.Hingga pukul 22.00 WIB, peserta Kongres II PAN masih mengikuti sidang pleno pengesahan Hasil Komisi. Diperkirakan, penyampaian visi misi dan pemilihan Ketum akan dilakukan esok hari.
(gtp/)











































