"Caranya (menyetarakan) adalah diberi pelatihan. Yang kedua, mentor shift, saya sudah kerjakan di level nasional," ujar Anies di Jalan Pisangan Baru, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2016).
"Kepala sekolah yang rendah mutunya dijadikan wakil kepala sekolah yang tinggi mutunya. Tapi bukan permanen, 6 bulan saja. Lalu wakil kepala sekolah yang bagus dijadikan kepala sekolah di sekolah biasa. Mentor shift. Tapi hanya 6 bulan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka kepala sekolah dihubungkan dengan dunia usaha. Maksudnya begini, kepala sekolah jarang lihat ke kantor perusahaan, padahal itu realitas hari ini. Jadi kalau dia mendidik wawasannya terbatas kira-kira itu," katanya.
Anies juga menyatakan sudah pernah melakukannya saat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dulu. Ia yakin program tersebut dapat diterapkan di Jakarta.
"Baik sekali hasilnya, kami dulu saya satu bulan diterapkan di level nasional. Apa yang terjadi bila saling belajar hasilnya positif sekali. Apalagi di Jakarta pasti bisa," pungkasnya. (fdu/hri)










































