"Kita menghargai survei dari Indo Barometer. Kita akan lebih giat lagi dalam melakukan kampanye dan mendekatkan diri pada masyarakat," kata juru bicara Wahidin-Andika, Syafril Elain saat dihubungi, Jumat (24/12/2016).
WH-Andika menurut Syafril akan lebih banyak meluangkan waktu bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat. Tatap muka secara langsung diyakini efektif menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat Banten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Baca juga: Indo Barometer Rilis Hasil Survei Pilgub Banten 2017, ini Hasilnya)
"Selain itu tetap turun dan menemui warga yang daerah atau wilayahnya belum tersentuh pembangunan," imbuhnya.
Menurut Syafril, hasil survei bukan patokan dalam kontestasi hasil pemungutan suara pada pilgub. Tim WH-Andika juga punya survei internal untuk mengukur tingkat popularitas dan tingkat keterpilihan (elektabilitas).
"Survei itu kan belum sampai pada tingkat elektabilitas tapi kita yakin apa yang sudah kita lakukan selama ini sudah maksimal. Namun demikian, karena melihat hasil survei itu kita akan lebih giat lagi," ujarnya.
Lembaga survei Indo Barometer merilis tingkat kepuasan masyarakat terhadap setiap calon yang ada di Pilkada Banten. Survei dilakukan pada kurun waktu 7 sampai 10 Desember 2016 pada 800 orang sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar 3,6 persen.
Dari hasil survei mengenai kategori kepuasan, pasangan Rano-Embay di tingkatan 73,8 %, sedangkan pasangan Wahidin-Andika sebesar 7,0%. Di kategori ini ada sekitar 19,2% persen responden tidak memilih. (fdn/fdn)










































