4 Kru Hilang Saat Kawal Kapal Filipina, TNI AL: Saat Itu Cuaca Buruk

4 Kru Hilang Saat Kawal Kapal Filipina, TNI AL: Saat Itu Cuaca Buruk

Elza Astari Retaduari - detikNews
Jumat, 23 Des 2016 14:52 WIB
4 Kru Hilang Saat Kawal Kapal Filipina, TNI AL: Saat Itu Cuaca Buruk
Ilustrasi KRI. Foto: Dok. TNI AL
Jakarta - Empat kru KRI Layang-635 hilang saat mengawal Kapal Ikan Asing (KIA) Filipina yang menerobos perairan Indonesia. TNI AL menyebut cuaca sedang buruk di laut ketika empat prajuritnya itu hilang.

"Dalam perjalanan, cuaca buruk, hujan badai, gelombang besar, tapi masih kontak dengan KRI Layang. Lalu lost contact," ungkap Kadispen Armada Timur (Armatim) TNI AL Letkol (KH) Maman Sulaeman saat dihubungi detikcom, Jumat (23/12/2016).

Peristiwa ini berawal saat KRI Layang menemukan adanya KIA dengan bendera Filipina bernama Kapal Nurhana memasuki wilayah perairan Indonesia, Selasa (13/12). KRI Layang sedang melakukan patroli di perbatasan Indonesia-Filipina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah diperiksa, Kapal Nurhana ternyata tidak memiliki dokumen yang lengkap untuk melintas di perairan Indonesia. Kapal tersebut membawa 24 WNA Filipina. Untuk diperiksa lebih lanjut, Kapal Nurhana dibawa ke Lanal Melonguane, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara. Empat kru KRI Layang mengawal kapal tersebut. Tim kawal dipimpin oleh Letda Laut (P) Faisal Dwi Andarta R.

Mayoritas dari WNA Filipina diangkut ke KRI Layang. Hanya tersisa nakhoda, juru mesin dan juru masak yang dikawal oleh empat kru KRI Layang untuk menuju lanal terdekat. Dalam perjalanan awal, tim kawal masih bisa berkomunikasi dengan KRI Layang yang melanjutkan melakukan patroli.

"Kapal kawalan mampu bertahan selama 4-5 hari dengan cepat 5-8 knots. Rencananya kapal akan tiba di Lanal Melonguane pada tanggal 15 Desember 2016 pukul 12.00 WIT," terang Maman.

KRI Layang yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Agus Susatya tersebut masih bisa berkomunikasi dengan tim kawal hingga Rabu (14/12) siang. Namun setelahnya KRI Layang kesulitan menghubungi. Pada malam harinya, komunikasi bisa dilakukan namun tidak jelas.

"Terus hilang contact. Komandan KRI terus mencari lokasinya. Tidak ketemu. Kondisi cuaca yang mulai berkabut ditambah laut yang berombak dan hujan, KRI Layang melaksanakan pencarian KIA Nurhana yang sampai saat ini masih belum ditemukan," Maman menjelaskan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kadispen TNI AL Laksma Gig Sipasulta. TNI AL terus melakukan pencarian terhadap Kapal Nurhana yang membawa empat prajuritnya.

"Saat ini sedang dilaksanakan pencarian terhadap 4 ABK KRI Layang yang melaksanakan pengawalan terhadap KIA Filipina di Perairan Talaud. Karena faktor cuaca dan kondisi geografis di lokasi hilang kontak sejak tanggal 14 Desember 2016," tutur Gig kepada detikcom, Jumat (23/12). (elz/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads