"Ya 'om telolet om' itu fenomena sementara, ya paling sebulan selesai," ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2016).
JK membandingkan fenomena itu dengan fenomena Pokemon Go yang sempat ramai beberapa bulan lalu. Dalam beberapa bulan ke depan, menurut JK, fenomena ini akan berakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga berkomentar bahwa fenomena 'om telolet om' yang awalnya dipopulerkan oleh masyarakat di daerah Pantai Utara Jawa (Pantura) itu adalah buah kekuatan dan potensi media sosial di era globalisasi.
"Dan ya, itu sebuah kesederhanaan dan kebahagiaan rakyat," kata Jokowi
Menurutnya, hal tersebut adalah hiburan sekaligus hobi baru di tengah-tengah masyarakat. Meski demikian, dia tetap memastikan hal tersebut harus ada batasannya, terutama agar masyarakat tetap aman dan kondusif.
"Tentu ada batasannya. Jangan sampai (om telolet) di tengah jalan, yang dilarang yang seperti itu," katanya. (fiq/dhn)










































