Klakson Bus 'Telolet' Boleh Dipasang Asal Jangan Bikin Orang Jantungan

Klakson Bus 'Telolet' Boleh Dipasang Asal Jangan Bikin Orang Jantungan

Karnavino Ahmad Rizki - detikNews
Jumat, 23 Des 2016 14:11 WIB
Klakson Bus Telolet Boleh Dipasang Asal Jangan Bikin Orang Jantungan
Kepala BPTJ (kemeja putih) dan rombongan inspeksi kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru di Terminal Kalideres/ Foto: Kanavino Ahmad Rizqi-detikcom
Jakarta - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Elly Adriani Sinaga, melakukan pengecekan rutin angkutan dan pelayanan di Terminal Kalideres. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka persiapan libur Natal dan tahun baru.

Dalam inspeksinya, Elly mendapati bus yang berklakson 'telolet' yang sekarang ini sedang viral di media sosial. Menurut dia, klakson bus itu harus sesuai aturan, yaitu sesuai dengan PP No 55/2012 tentang kendaraan.

"Jadi sebetulnya aturan PP, kita ya PP No 55/2012 ya sebetulnya desibel daya pendengaran manusia itu diatur di PP No 55/2012," kata Elly.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan aturan itu, suara klakson tidak boleh melampaui 118 desibel. Namun, saat mengecek bus yang ada di terminal Kalideres, dia mendapati klakson yang mempunyai 200 desibel.

"Bahwa paling tinggi desibel yang diperbolehkan adalah 118 desibel, tapi kalau kita cek tadi itu sampai 200 desibel," sambungnya

Dia juga menjelaskan agar bus menurunkan volume suara klakson sehingga maksimal menjadi 118 desibel. Sebab, hal itu dilakukan agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

"Jadi kalau di daerah dengan kerumunan orang yang banyak ini betul-betul bisa mengagetkan orang, jangan-jangan orang sakit jantung bisa kumat gitu," ujar Kepala BPTJ itu

Pada intinya, Elly tidak melarang penggunaan klakson 'telolet'. Namun yang perlu diperhatikan adalah terkait dengan aturan yang perlu dipatuhi.

"Harus sesuai aturan, jadi kalau tidak sesuai aturan nggak boleh desibelnya kita turunkan saja musiknya kan enak. Tapi, kalau musiknya ngagetin di luar kemampuan dengar kita kan tidak bagus, malah tidak nyaman kan," terangnya. (rvk/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini