"Enggak, orang saya yang mengajukan pengunduran diri hampir dua tahun," kata Pasek saat berbincang, Jumat (23/12/2016).
Pasek menyebut dirinyalah yang memutuskan undur diri dari partai berlambang bintang mirip Mercy itu. Dia memutuskan untuk tidak berpartai hingga akhirnya diajak oleh Oesman Sapta Odang (OSO) merapat ke Hanura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasek menampik jika dikatakan dirinya merasa sakit hati terhadap partai lamanya itu. Senator asal Bali tersebut menyebut wajar jika partai barunya memiliki target menyalip Demokrat.
"Enggak boleh berpartai itu sakit hati. Ngapain sakit hati? Namanya kompetisi kan mau ranking berapa yang penting targetnya harus jelas dong," tuturnya.
"Jadi enggak usah dibaca baper-baperan itu hanya menaruh target agar sukses atau tidak. Kan biasa partai target menang pemilu, menengah, sementara Hanura dengan kekuatan yang diyakini cukup besar masuk ke Hanura akan memberikan efek elektoral yang besar," sambung dia.
Pasek yakin, dengan masuknya puluhan anggota DPD ke Hanura, partainya semakin kuat. Untuk itu, dia optimistis Hanura bisa melaju dari urutan buncit. Saat ini sejumlah orang baru disebutnya sudah masuk kepengurusan Hanura tingkat daerah. (ams/dnu)











































