BNPB: Banjir Kembali Terjadi di NTB

BNPB: Banjir Kembali Terjadi di NTB

Ferdinan - detikNews
Jumat, 23 Des 2016 13:47 WIB
BNPB: Banjir Kembali Terjadi di NTB
Foto: Dokumentasi BNPB
Jakarta - Banjir kembali terjadi di permukiman sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) akibat hujan deras yang turun. Sejumlah warga akhirnya kembali mengungsi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir merendam permukiman di Jatiwangi, Raba Salo, Paruga, Tanjung, dan Dara, NTB. Hujan dilaporkan turun di Bima dan Kabupaten Dompu sekitar pukul 11.30 Wita, Jumat (23/12/2016).

"Kondisi ini menyebabkan debit Sungai Paruga naik kembali dan sebagian banjir telah menggenangi permukiman. Daerah yang terlanda banjir kembali adalah di Jatiwangi, Rabasalo, Paruga, Tanjung, dan Dara," ujar Sutopo dalam keterangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat banjir ini, sebagian masyarakat kembali mengungsi karena khawatir banjir akan meninggi. Warga mengungsi ke sejumlah tempat, seperti Masjid Baitul Hamid dan Masjid Agung Kota Bima.

"PLN telah memberitahukan kepada Kepala BPBD bahwa pasokan listrik ke Kota Bima untuk sementara dipadamkan karena banjir sudah mulai masuk ke Gardu Induk Bima. Untuk menjaga keamanan dan keselamatan, listrik dipadamkan untuk sementara waktu pada pukul 12.00 Wita," imbuhnya.

Sementara itu, penanganan darurat pascabanjir yang terjadi pada Rabu (21/12) terus dilakukan. Pagi tadi sudah dilakukan rapat koordinasi pembentukan Pos Komando Tanggap Darurat Banjir Kota Bima dan penetapan status keadaan darurat.

"Masa tanggap darurat ditetapkan selama 2 minggu dari Kamis (22/12) hingga Rabu (4/1)," ujar Sutopo. (fdn/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads