Akui Bikin Macet, Pemburu Telolet di Ngabul Jepara Pasrah Dibubarkan Polisi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 23 Des 2016 13:15 WIB
Foto: Lokasi berburu Telolet di Jepara/ Angling detikcom
Jakarta - Pemburu bus telolet di Ngabul, Jepara, Jawa Tengah tidak mempermasalahkan penertiban yang dilakukan aparat kepolisian. Sebab, mereka menyadari memang sudah mengganggu lalu lintas.

Endik Solehan (39), salah satu pria dewasa yang ikut berburu telolet bersama anak-anak mengaku awalnya ikut-ikutan untuk mencari hiburan. Namun, kegiatan yang berlangsung sejak sebulan lalu itu makin ramai dan mengganggu lalu lintas di Jalan Raya Ngabul.

"Dibubarin polisi sekitar seminggu dua minggu lalu," kata Endik saat ditemui detikcom, Jumat (23/12/2016).

Kemacetan yang terjadi akibat pemburu telolet di Ngabul karena ada yang menghadang bus untuk berfoto. Kemudian, polisi datang dan menertibkan kerumunan warga tersebut.

"Karena bikin macet makanya polisi datang. Ya kalau sekarang paling satu atau dua anak aja yang datang," ujarnya.

Sejak saat itu, lokasi perburuan bus telolet di Ngabul menjadi sepi. Rutinitas Endik pun kembali normal, ia tidak lagi berteriak 'om telolet om' sembari membuka warung ayam gorengnya di lokasi itu.

"Ya sudah normal lagi. Sempat kemarin ada yang usul warung saya namanya jadi Ayam Goreng Telolet, tapi saya pikir-pikir dulu, hehe," ujar Endik.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Jepara AKP Andhika Wiratama mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Dishub setempat memang melakukan penertiban. Sebab, kegiatan perburuan telolet di Ngabul membuat macet.

"Tidak ada larangan, sampai sekarang pun masih ada anak-anak yang melakukannya, asal tidak mengganggu," kata Andhika sepekan lalu. (alg/idh)